Pengumuman Sekolah Pinggiran.. Bukan Penghalang untuk Menjadi Pemenang

Diposting pada tanggal : 2019-06-19 - oleh churun



          Alhamdulillahirobbil alamiin... puji syukur yang tak terkira bagi keluarga besar SMA N 1 LOCERET. Karena putra-putrinya dapat memenangkan Lomba DLH (Duta Lingkungan Hidup) yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk. Lomba DLH ini diikuti seluruh siswa-siswi SMA yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sistim penyeleksiannya pun juga tidak mudah. Selain harus pintar, peserta DLH juga harus mempunyai bakat atau keterampilan tertentu. Ada yang menanpilkan lagu, seni dela diri, telling story, stand up comedy dan masih banyak lagi. Dari puluhan pelajar yang mengikuti seleksi peserta DLH, 3 siswa SMA N 1 Loceret masuk ke 10 besar. Mereka adalah Stifelin dari kelas xMIPA 3, Wiko dari kelas XI IPS 2, dan Alfian dari dari kelas XI MIPA 2. Pada saat penyeleksian peserta DLH, Wiko menampilkan seni bela diri. Ketangkasannya dalam memeragakan berbagai macam jurus bela diri membuat juri terpesona sehingga membuatnya lolos menjadi 10 besar. Sedangkan Stifelin menampilkan bakatnya dalam bernyanyi. Kemerduan suaranya dan keahliannya dalam menghayati lagu, membuat para juri dan peserta lain sangat terhibur dan larut dalam suasana. Lain halnya dengan Alfian, dia menampilkan bakat yang berbeda dengan peserta yang lain. Dia menampilkan bakatnya dalam ber stand up comedy. Kepiawaiannya dalam berstand up comedy membuat para juri dan peserta yang lain tertawa terbahak-bahak.

            Semi final lomba DLH dilaksanakan di Alun-Alun Berbek pada hari Jumat, 15 Maret 2019. Diikuti oleh 10 finalis dari siswa-siswa SMA yang ada di Kabupaten Nganjuk. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Nganjuk dan penontonnya pun juga sangat banyak. para finalis lomba DLH memakai kostum yang berasal dari barang daur ulang. kostum yang mereka pakai sangat unik. Stifelin terlihat sangat cantik dengan gaun yang berasal dari kertas. Sedangkan Wiko dan Alfian memakai kostum yang berasal dari bungkus makanan.

                        Setelah para finalis berlenggak lenggok di depan panggung. Diumumkan pemenang lomba DLH. Stilefelin memperoleh juara pertama dan mendapat hadiah pendidikan senilain Rp 32.000.000. Begitupun dengan Wiko, dia memperoleh juara pertama dan mendapat hadiah senilai Rp 32.000.000.

            Kemenangan yang diperoleh siswa-siswi SMAN 1 Loceret membuat pihak sekolah sangat bahagia dan merasa sangat bangga. karena hal itu membuktikan, bahwa siswa-siswi SMA N 1 Loceret mempunyai kompetensi yang layak untuk diperhitungkan. Selain itu juga membuat pihak sekolah semakin percaya diri untuk bersaing dengan sekolah-sekolah yang lain.