DIRGAHAYU KEMERDEKAAN INDONESIA
large image
SMAN 1 Loceret, Lestarikan Budaya, Wayang Masuk Sekolah
Kategori Berita | Diposting pada : 2014-07-17 -|- 04:07:00 oleh Admin
Share this article on
SMAN 1 Loceret, Lestarikan Budaya, Wayang Masuk Sekolah

Dalam rangka pelestarian budaya, khususnya wayang yang merupakan salah satu warisan budaya leluhur Bangsa Indonesia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daerah (Disbudparda) Kabupaten Nganjuk yang bekerjasama dengan UPTD SMA Negeri 1 Loceret menggelar kegiatan “Pakeliran Padat Wayang Masuk Sekolah” tahun 2013, Selasa (24/9/2013) di halaman SMA Negeri 1 Loceret.


Kepala UPTD SMA Negeri 1 Loceret, Dra. Lilik Wudiastutik, MM dalam sambutannya mengatakan, diakui atau tidak, geliat kesenian dan budaya kita semakin redup. Bahkan tidak jarang di tengah majunya perkembangan jaman dan teknologi sekarang ini, kalangan muda tidak lagi memahami, dan mengenal makna serta nilai kesenian tradisional yang mungkin sudah ratusan tahun berkembang di tengah-tengah masyarakat.


Menurut Lilik, fenomena itulah kita sadari, dalam rangka melestarikan seni dan budaya bangsa ini, kini melalui Disbudparda Kabupaten Nganjuk bersama UPTD SMA Negeri 1 Loceret mencoba  mengembangkan seni pedalangan wayang kulit.


“Hal ini perlu kita lakukan untuk menyelamatkan keredupan nilai budaya ini agar tidak punah yakni salah satunya mengenalkan kesenian itu kepada kalangan pelajar. Dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan anak didik kita memiliki karakter, kepribadian dan kreativitas khususnya di bidang seni,” terang Lilik..


Sementara itu, Kepala Disbudparda Kab Nganjuk, Lies Nurhayati, SH, MM dalam sambutannya mengatakan, wayang yang dinilai sarat dengan nilai luhur budi pekerti diharapkan dapat menjadi media dalam pendidikan karakter bangsa.


Terkait kegiatan ini, tambah Lies, meski wayang saat ini telah diakui oleh dunia namun banyak masyarakat sudah meninggalkan wayang sehingga pihaknya perlu melakukan sosialisasi terutama di kalangan para guru agar wayang bisa dipakai sebagai media pendidikan karakter yang nantinya bisa diteruskan kepada anak didik.


“Menurut kami dalam wayang banyak hal yang bisa dijadikan teladan budi pekerti, meski sudah diakui oleh dunia tapi banyak yang sudah meninggalkan wayang,” tutur Lies.


“Dengan pagelaran wayang ini, diharapkan anak-anak untuk bisa mengenal wayang kulit. Karena wayang kulit ini merupakan budaya adi luhung bangsa yang harus kita uri-uri. Bahkan keberadaan wayang kulit ini tidak hanya sekedar tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan dan tatanan di dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.


Menurut Lies, kegiatan Pakeliran Padat Wayang Masuk Sekolah tahun 2013 ini di gelar di enam lokasi lokasi, salah satunya di SMA Negeri 1 Loceret ini. Sedangkan lima lokasi lainnya yaitu di SDN Mlandangan II, SDN Balonggebang II, SMP Negeri 4 Nganjuk, SMP Negeri 1 Rejoso dan SMA Negeri 1 Kertosono. (Adv)

Share this article on :
Artikel ini dibaca sebanyak 1984 kali
Baca Juga Berita Lainnya

Komentar Untuk Berita Ini
Nama
:fahri kulada
Komentar:www.bradsbrain.wordpress.com bradsbrain.wordpress.com

Nama
:fahri kulada
Komentar:https://bradsbrain.wordpress.com

Nama
:fahri kulada
Komentar:terima kasih mas selalu sehat ya mas peluang usaha rumahan

Nama
:fahri kulada
Komentar:makasih mas


Berikan Komentar Artikel Ini
Nama:
Email:
Komentar:

Captcha:
Catatan:
Pembaca yang Baik selalu Meninggalkan Komentar:
Berkomentarlah secara baik dan sopan.

Perhatikan Hal ini:
1. Jangan Menggunakan ANONIM
2. Komentarlah sesuai Topik Pembicaraan
3. Tidak menyertakan Link Alternatif
4. Dilarang Promosi dalam Bentuk Apapun!
GALERI KEGIATAN TERBARU Di SMAN 1 Loceret
BERGABUNG DENGAN GROUP KAMI DI FACEBOOK