LOCERET, 5 Februari 2026 – Gelaran kokurikuler di SMAN 1 Loceret (SMASAL) mencapai puncaknya hari ini. Selama dua hari berturut-turut, sejak 4 hingga 5 Februari 2026, seluruh civitas akademika larut dalam perayaan kreativitas yang memadukan tradisi dengan semangat jiwa muda. Meski acara inti berlangsung dua hari, denyut kerja keras siswa sudah terasa sejak tujuh hari sebelumnya.
Hari Pertama: Matangnya Persiapan dan Edukasi Wastra. Pada Rabu, 4 Februari, siswa Kelas X fokus mendalami teknik Batik Jumputan didampingi narasumber ahli, Mas Vidi dan tim dari Mlaten. Kelas XI mematangkan persiapan parade budaya, sementara Kelas XII fokus menyusun Gunungan (Sedekah Bumi) yang sarat makna filosofis.
Hari Kedua: Puncak Selebrasi dan "Gong" Kreativitas. Sorotan utama meliputi: 1. Parade Maskot & Budaya (Kelas XI) yang menampilkan keragaman Jawa Timur. 2. Arak-arakan Gunungan (Kelas XII) sebagai simbol syukur dan identitas lokal. 3. Pamer Karya Batik (Kelas X) hasil regenerasi pengrajin muda. 4. Tari Tradisional (Kelas XII) sebagai penutup memukau.
Kegiatan ini mengangkat tema "SMASAL Berbudaya: Membumi dalam Tradisi, Melangit dalam Cita-cita". Kepala SMAN 1 Loceret, Ibu Tutut Trijoto, S.Pd., M.M., menekankan bahwa melalui kegiatan ini, siswa belajar gotong royong, tanggung jawab, dan kemandirian demi membangun gapura impian masa depan.